Postingan

Another Story of Ren Yeon Bab 3 Part 1

Gambar
  Seringkali Hidup Berjalan Tidak Seperti yang Kita Mau Bab 3  Sejuta Kenangan Milik Park Sang Wook (Part 1) Park Sang Wook melayangkan pandangan dari balkon lantai dua bungalow milik keluarga Park. Merentangkan kedua tangan, sambil menarik napas panjang. Alirkan udara pagi pedesaan ke dalam tubuh kekarnya. Di bagian depan, terlihat pegunungan Kumgang yang mulai berkilau seakan disirami cahaya mentari pagi. Beruntung, keluarga Park memiliki bungalow di tengah Desa Angae. Salah satu tempat di distrik pariwisata dengan suasana asri dan segar khas pedesaan. Bangunan ini berdiri dengan megah. Begitu kontras dengan rumah penduduk sekitar. Seperti segelintir pasukan, tengah menjaga benteng istana. Pria ini menghentikan pandangan pada salah satu rumah di seberang kiri bungalow dengan jendela berhadapan. Dia menundukkan kepala, menatap seorang perempuan tua yang duduk termangu. Sang Wook melambaikan tangan, sambil tersenyum ramah. Meskipun tak mendapat ekspresi apapun sebagai bala...

Another Story of Ren Yeon Bab2 Part 3

Gambar
  Seringkali Hidup Berjalan Tidak Seperti yang Kita Mau Bab 2 Part 3  Asisten direktur dan manajer restoran telah menunggu sejak tadi. Mereka bernapas lega ketika akhirnya direktur Park Sang Wook tiba. “Selamat siang, Direktur,” sapa mereka bersamaan. Dijawab dengan ucapan salam dan anggukan santun dari direktur Park Sang Wook. “Mari saya antar Anda berkeliling restoran sekarang,” usul Manajer Kim Hyo Sun, “setelah itu, kita makan siang bersama-sama.” “Tidak perlu repot-repot manajer. Nona tadi telah menunjukkan semua dengan lengkap kepada saya,” jawab Sang Wook. Manajer kemudian langsung memperkenalkan Park Sang Wook kepada seluruh karyawan restoran. “Beliau adalah direktur baru kita. Park Sang Wook. Menggantikan direktur Park Dong Jin. Semoga di bawah kepemimpinan beliau, ‘Diamond San’ resort dapat berkembang dengan pesat.” “Selamat datang. Direktur Park Sang Wook,” ucap mereka serempak. “Terima kasih banyak. Mohon kerjasama dari kalian semua,” jawab direktur...

Another Story of Ren Yeon Bab 2 Part 2

Gambar
 Seringkali Hidup Berjalan Tidak Seperti yang Kita Mau  Bab 2 Part 2 Wartawan sejak tadi bergerombol di depan gerbang Diamond San Resort. Menunggu dengan penuh semangat, setelah menyiapkan ‘senjata’ untuk memberondong Park Sang Wook dengan serentetan pertanyaan. Sayang sekali, ternyata mereka harus menelan kekecewaan karena di dalam mobil sedan hitam milik keluarga Park, hanya ada seorang supir pribadi. Kemana gerangan sang eksekutif muda yang mereka tunggu-tunggu ini sebenarnya pergi? Park Sang Wook memilih menempuh jalan pintas. Mendaki kelokan demi kelokan menanjak sambil berpegangan pada pagar kayu yang dipasang sepanjang jalan setapak. Sehingga akhirnya mencapai bagian belakang restoran. Sejenak dia menegapkan tubuh yang terbalut setelan jas berwarna abu-abu terang. Kemudian menyeka jejak peluh di wajah dengan sapu tangan, dibantu tiupan sejuk semilir angin sepoi. Melalui sudut mata, pria itu melihat sekilas   sesosok gadis dengan kedua tangan mencengkeram pa...

Another Story of Ren Yeon Bab 2 Part 1

Gambar
Another Story of Ren Yeon Seringkali Hidup Berjalan Tidak Seperti yang Kita Mau. Bab 2 Diamond San Resort Part 1  Awal musim panas yang indah, saat mentari memberikan cahaya terbaiknya. Membawa harapan cerah di hati setiap orang. Begitu juga saat hujan sesekali menyapa, ia meluruhkan dahaga serta memberikan kesegaran bagi setiap makhluk. Sungguh kolaborasi yang sempurna. Liburan musim panas merupakan saat yang tepat membebaskan diri dari kesibukan. Berkunjung ke daerah pegunungan, merupakan pilihan yang tak kalah populer dari wisata pantai. Salah satu kegiatan untuk menjaga kebugaran tubuh sambil memanjakan mata dengan warna hijau nan menyegarkan. Sedangkan untuk sebagian orang, musim liburan berarti waktunya bekerja ekstra. Terutama di distrik pariwisata Kumgangsan, Korea Utara. Semenjak jalur darat dibuka pada tahun 2003 daerah pegunungan yang merupakan taman nasional ini semakin banyak dikunjungi wisatawan. Bersamaan dengan hal itu, hotel dan resort semakin banyak dibangun. Begi...

Another Story of Ren Yeon Bab 1

Gambar
Another Story of Ren-Yeon  Seringkali Hidup Berjalan Tidak Seperti yang Kita Mau . Bab 1 Mimpi & Tragedi Song Eung Kyong mengendap keluar ruang tidur, kemudian merogoh saku celana. Sengaja ia mengintip sekilas ke arah kamar Ren Yeon, puterinya yang tengah berusia remaja. Jarum jam di dinding sudah hampir menunjuk angka dua belas. Istri dan anak sulungnya pasti sudah terlelap. Jemari lelaki ini menekan deretan nomor yang telah dihapal di luar kepala. Satu hal yang seharusnya tak dilakukan di sini, mengingat tragedi yang nanti akan terjadi. Tetapi sebaris kabar yang diterimanya tadi betul-betul membuat khawatir. Putri keduanya sudah tiga hari ini diserang demam. Ia terus mengigau memanggil ayahnya. Song Eung Kyong memutuskan untuk segera melakukan panggilan di ponsel demi menenangkan. Biasanya bila sudah mendengar suara sang ayah, dia baru akan tertidur lelap. Meski telah terbiasa ditinggal untuk mengerjakan proyek di luar kota. Tapi tetap saja jika beberapa hari tak bertem...

Doa Tanpa Aamiin

Gambar
Setengah dari penduduk bumi, pastinya mengeluhkan hal sama. Apa lagi kalau bukan tentang penurunan perekonomian. Efek pandemi berkepanjangan. Bukan hanya negara atau perusahaan besar, bahkan setingkat rumah tangga menengah ke bawah saja setiap hari menjerit. Hanya saja, justru mereka yang mayoritas ini malah tak terdengar tangisnya.  Tetapi Neneng tak hendak menyalahkan virus yang konon sengaja dibuat itu. Toh, jauh sebelum segala sebab dan akibat yang ditimbulkan penyebaran virus tersebut, rumah tangganya sudah dalam keadaan terhimpit. Beberapa tahun sudah suaminya tak memiliki pekerjaan tetap. Keahlian dalam bidang mekanik yang dikuasai sudah tak mampu lagi dijadikan andalan.  Mereka yang biasa memakai jasa suaminya, pasti lebih memilih menyelamatkan perut daripada urusan servis AC. Sementara di rumah ini ada perih yang terpaksa ditahan karena menahan lapar. Sudah tak lagi mampu mengeluh, hanya menunggu dan menunggu. Berharap ada perubahan yang lebih baik. Pada akhirnya, ban...

Akira's Matsuri Journey of Love

Gambar
Sinopsis Jepang merupakan salah satu negeri yang masih memegang teguh tradisi. Salah satunya adalah matsuri atau perayaan tradisional, berbagai festival meriah diadakan setiap bulan. Setiap keluarga di Jepang menyambut dengan antusias. Akira adalah seorang gadis lajang berusia hampir 27 tahun. Kedua orangtuanya, Sasuke Itsuka dan Sakura Itsuka, sudah sangat mengidamkan cucu, mereka menginginkan agar Akira cepat menikah. Anak gadisnya ini berulang kali menolak pria yang dikenalkan sebagai calon suami. Sebab Akira Itsuka masih menyimpan perasaan terpendam pada seniornya sewaktu di sekolah menengah. Perempuan muda yang membuka usaha butik ini melalui bulan demi bulan dengan berbagai perayaan. Sejak awal hangatnya musim semi hingga gigil di musim dingin. Sahabatnya sejak SMU Kenji dan Ayumi, selalu menyertai kehidupan Akira. Mereka berdualah tempat menumpahkan keluh kesah juga rasa bahagianya   tentang hubungan dengan Akasuke. Tanpa disangka, Akira bertemu kembali dengan Akasuk...